PURUK CAHU – Tiga anggota DPRD Kabupaten Murung Raya dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional bagi seluruh anggota FPKB se-Indonesia yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Lahir ke-27 PKB di Jakarta, pada 22–24 Juli 2025.
Kegiatan bertema “Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Meningkatkan Kinerja Anggota DPRD” ini berlangsung selama tiga hari dan menjadi ajang penguatan kapasitas bagi para legislator PKB di seluruh daerah.
Ketua DPC PKB Murung Raya, Rahmanto Muhidin, yang juga hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa keikutsertaan Fraksi PKB Murung Raya mencerminkan komitmen dalam meningkatkan kemampuan legislasi dan memperkuat sinergi antar lembaga.“Kehadiran kami di forum ini menjadi wujud tanggung jawab dalam meningkatkan kapasitas kinerja DPRD. Alhamdulillah, pada Pemilu 2024 PKB mendapat tiga kursi dan kini juga dipercaya sebagai salah satu unsur pimpinan di DPRD Murung Raya,” ujar Rahmanto, Kamis (24/7).
Dalam kesempatan itu, Rahmanto juga mengapresiasi penghargaan Rising Changemaker Award 2025 yang diberikan PKB kepada pemuda-pemudi inspiratif di berbagai bidang.“Ini bukti bahwa generasi muda bisa menjadi bagian dari solusi dan perubahan positif. Banyak anak muda di daerah yang berpotensi, dan perlu terus diangkat kiprahnya,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Fraksi PKB DPRD Murung Raya, Akhirudin, menilai kegiatan Bimtek Nasional tersebut bukan sekadar forum seremonial, melainkan wadah strategis untuk memperkaya wawasan dan memperkuat kolaborasi antara kader di daerah dan pusat.“Kami ingin FPKB DPRD Murung Raya menjadi garda terdepan dalam mendorong kebijakan berbasis ilmu pengetahuan. Politik harus punya dasar akademis dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat,” tegasnya.
Selain Akhirudin dan Rahmanto, turut hadir Wakil Ketua I DPRD Murung Raya Dina Maulidah serta Ketua Komisi III DPRD Mahyon. Ketiganya berharap hasil Bimtek ini dapat diimplementasikan dalam kerja legislasi yang profesional dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan di Murung Raya. (red/ist)

