Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Naruk Saritani, mengapresiasi langkah Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, yang melakukan penjajakan kerja sama dengan PT Sanggar Sarana Baja (SSB) terkait rencana pembentukan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kabupaten Barito Utara.
Menurut Naruk Saritani, pembentukan BLK berbasis kebutuhan industri merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas peluang kerja bagi tenaga kerja lokal.
“Kami di DPRD sangat mendukung upaya pemerintah daerah membangun kerja sama dengan dunia industri untuk pengembangan keterampilan tenaga kerja daerah,” ujarnya, Kamis (22/1/2026).
Ia menilai keterlibatan perusahaan dalam proses pelatihan akan memberikan manfaat besar karena materi dan kompetensi yang diberikan dapat disesuaikan langsung dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Dengan adanya BLK berbasis industri, kata dia, putra-putri daerah diharapkan memiliki kemampuan teknis dan profesional yang lebih siap bersaing di pasar kerja.
“Pelatihan yang sesuai kebutuhan industri tentu akan meningkatkan peluang masyarakat untuk memperoleh pekerjaan yang layak,” katanya.
Naruk Saritani juga menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta sangat penting dalam mendorong peningkatan kualitas SDM serta menekan angka pengangguran di daerah.
Ia memastikan DPRD Barito Utara siap mendukung program-program produktif yang bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal dan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y. Tingan sebelumnya menyampaikan bahwa pembentukan BLK menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam menciptakan SDM unggul dan siap kerja.
Dalam kunjungan kerja ke Workshop PT Sanggar Sarana Baja di Tangerang, rombongan pemerintah daerah juga meninjau fasilitas pelatihan dan membahas peluang pemanfaatan sarana serta tenaga ahli perusahaan sebagai mitra pelatihan vokasi.
Kepala Dinas Nakertranskop UKM Barito Utara, HM Mastur, menambahkan bahwa BLK berbasis industri akan memberikan nilai tambah nyata bagi peserta pelatihan karena kompetensi yang diperoleh lebih sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
Menurutnya, dukungan lintas sektor dan kerja sama dengan dunia usaha akan menjadi modal penting dalam menciptakan tenaga kerja lokal yang profesional dan berdaya saing. (red)


