Kuala Kapuas – Upaya memperkuat kapasitas generasi muda kembali dilakukan Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui pelaksanaan Sosialisasi Pemuda Kapuas 2025 yang digelar oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora). Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari SK Kepala Dinas Parbudpora Nomor 712/PORA/DISPARBUDPORA/2025 serta petunjuk teknis pemberdayaan pemuda yang telah ditetapkan tahun ini.
Acara berlangsung di Gedung Pertemuan Manggatang Tarung dan resmi dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Budi Kurniawan, mewakili Bupati Kapuas. Pembukaan ditandai dengan pemukulan garantung dan pengalungan tanda peserta kepada perwakilan pemuda. Selain ratusan peserta, acara juga dihadiri unsur Forkopimda, tokoh adat, pemuka agama, serta mitra organisasi kepemudaan Kapuas, Rabu (3/12/2025).
Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Disparbudpora, Zakiah Farida, dalam laporannya mengatakan bahwa Sosialisasi Pemuda Kapuas 2025 dirancang sebagai langkah strategis untuk memperluas wawasan, menguatkan karakter, dan menanamkan nilai kepemimpinan pada generasi muda. Ia menegaskan bahwa keberadaan pemuda sebagai agen pembangunan harus terus dioptimalkan melalui ruang edukasi yang terarah.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin membangun kesadaran kolektif bahwa pemuda tidak hanya menjadi penonton, tetapi pelaku yang ikut menentukan arah pembangunan di Kapuas,” ujar Zakiah.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar penyampaian informasi, tetapi juga wadah pembentukan jejaring, peningkatan motivasi, serta penguatan pemahaman terkait etika dan peran pemuda di era modern.
Dalam sambutan tertulis Bupati Kapuas yang dibacakan Budi Kurniawan, pemerintah menyoroti pentingnya kualitas sumber daya manusia muda dalam menghadapi tantangan digitalisasi. Pemuda disebut harus memiliki kemampuan berpikir kritis, kepekaan sosial, serta integritas yang kuat agar mampu menyaring informasi dan mengambil peran positif dalam dinamika pembangunan.
“Bangsa ini membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi memiliki karakter kuat dan kemampuan memilah informasi. Ini menjadi bagian dari tanggung jawab kita bersama dalam menyiapkan masa depan daerah,” tegas Budi.
Ia juga mendorong seluruh peserta agar menjadikan kegiatan ini sebagai pijakan awal untuk keterlibatan lebih luas dalam pembangunan daerah, sekaligus berkontribusi pada cita-cita besar nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap terjalin sinergi yang lebih erat antara pemuda, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya. Kapuas disebut membutuhkan generasi muda yang mampu bersaing secara global tanpa kehilangan karakter dan identitas lokal.
Kegiatan Sosialisasi Pemuda Kapuas 2025 diharapkan menjadi momentum memperkuat peran pemuda di berbagai sektor, mulai dari sosial, budaya, ekonomi kreatif, hingga inovasi berbasis teknologi.
Dengan berakhirnya acara, peserta diharapkan membawa pulang semangat baru, wawasan lebih luas, serta tekad untuk berkontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Kapuas. (red/nas)

