Kuala Kapuas- Pemuda Batak Bersatu merupakan salah satu organisasi kerukunan masyarakat Batak yang ada di Kabupaten Kapuas. Keberadaan organisasi ini tersebar hampir diseluruhdi Provinsi dan Kabupaten se Indonesia dan menitik beratkan pada kegiatan-kegiatan sosial.
Sebagai wujud empati sekaligus keperdulian atas kondisi kualitas udara yang tidak sehat di kota Kuala Kapuas, Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kapuas gelar aksi sosial berupa bagi-bagi 500 paket berisikan masker dan vitamin. Kegiatan tersebut dilangsungkan di kawasan simpang Adipura kota Kuala Kapuas, Minggu 27/9/2026.
Didampingi Sekretaris Agnes br. Sinaga dan Ketua Bidang Organisasi dan Kemasyarakatan, Rahman Situmorang, Ketua PBB Kabupaten Kapuas M. Junaedi L Gaol, SH, MH, menyampaikan, kegiatan tersebut juga merupakan ajakan kepada masyarakat Kecamatan Selat pada khususnya agar taat mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah sekaligus upaya turut serta dalam menyehatkan masyarakat.
“Perbuatan baik itu tidak selalu harus besar, melalui hal-hal kecil pun itu sangat berarti sepanjang memberikan manfaat untuk orang lain, dan itu yang coba kita perbuat hari ini dengan membagikan sekitar 500 paket berisi masker dan vitamin. Bila diperhatikan, nyatanya masih banyak warga kita yang tidak mengenakan masker, maka melalui kegiatan ini kita mengajak sekaligus mengingatkan agar taat mengenakan masker di tengah buruknya kualitas udara saat ini. “Ucap Gaol.
Dijelaskan oleh Gaol, kegiatan ini terselenggara berkat support dari para anggota melalui penggalangan dana.
Sementara itu, dihubungi via telepon, Pembina PBB Kalimantan Tengah, Pangeran Sojuaon Pandiangan, S.Hut, MM, menegaskan bahwa kegiatan tersebut telah di gagas dan di rencanakan sejak beberapa minggu yang lalu dan Ia mengapresiasi telah terlaksana pada hari ini Minggu (27/9).
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas itu juga menegaskan, PBB Kapuas cukup aktif dalam kegiatan sosial termasuk pemberian santunan kepada warga kurang mampu di tiap Bulan Suci Ramadhan.
“Terkait kondisi Kemarau dan kekeringan, kita berharap sekaligus meminta masyarakat agar bisa nenahan diri untuk tidak melakukan kegiatan membakar sampah sembarangan karena apinya bisa merambah ke lahan yang saat ini sangat kekeringan, agar tidak memperburuk kualitas udara. “Pungkas Pangeran. (nas)


