PALANGKA RAYA –Warga di bantaran Sungai Kahayan dikejutkan dengan ambruknya dua unit rumah di Jalan A Yani Gang Sepakat RT 08, RW 03, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya.
Dua bangunan tersebut roboh setelah abrasi terus menggerus tepian Sungai Kahayan. Peristiwa yang terjadi pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 05.00 WIB itu mengakibatkan tanah di bawah pondasi rumah ambles hingga bangunan ambruk.
Pondasi yang kehilangan penopang akhirnya tidak mampu menahan beban bangunan hingga rumah runtuh ke arah sungai.
Pemilik rumah, Risa (39), mengatakan peristiwa itu terjadi saat sebagian besar anggota keluarganya masih tertidur. Saat kejadian, hanya dirinya yang berada di dalam rumah.
“Rumah roboh pagi hari. Waktu itu orang rumah semuanya masih tidur, cuma saya saja yang ada di rumah,” ujarnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Bagian bangunan yang pertama kali ambruk berada di area dapur sehingga seluruh penghuni berhasil selamat.
Meski demikian, Risa mengaku masih diliputi rasa trauma. Ia berharap pemerintah dapat segera memberikan solusi bagi warga yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Kahayan.
“Memang was-was, trauma, tapi bagaimana lagi, kami sudah lama tinggal di sini. Harapannya ada solusi dari pemerintah,” ungkapnya.
Akibat kejadian itu, bangunan yang didominasi material kayu langsung hancur dan jatuh ke Sungai Kahayan.
Potongan kayu, papan, serta lembaran seng tampak berserakan di bantaran sungai setelah terbawa longsoran tanah. Ablasi juga mengakibatkan sebuah jembatan di sekitar lokasi mengalami kerusakan.
Peristiwa ini kembali menjadi perhatian warga karena ablasi di sepanjang bantaran Sungai Kahayan dinilai semakin mengancam permukiman yang berada di tepi sungai.
Warga berharap pemerintah segera melakukan langkah penanganan, baik melalui penguatan tebing maupun upaya mitigasi lainnya, agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di lokasi lain. Zal


