Palangka Raya – Komitmen Agustiar Sabran dalam mempercepat pembangunan infrastruktur terus ditegaskan sebagai langkah strategis mendorong pemerataan pembangunan hingga ke pelosok daerah di Kalimantan Tengah.
Memasuki tahun 2026, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan melanjutkan peningkatan sejumlah ruas jalan strategis. Langkah ini difokuskan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, membuka akses ekonomi masyarakat, serta mendukung pertumbuhan kawasan potensial di berbagai kabupaten dan kota.
Bagi pemerintah daerah, jalan bukan sekadar infrastruktur fisik. Jalan merupakan urat nadi pembangunan yang menghubungkan desa dan kota, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat. Dengan konektivitas yang semakin baik, mobilitas orang dan barang dapat berlangsung lebih efisien, sehingga mendorong peningkatan kesejahteraan warga.
Gubernur menekankan bahwa pembangunan infrastruktur harus dilaksanakan secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan. Setiap program dirancang agar memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama di wilayah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses transportasi.
Melalui percepatan pembangunan jalan strategis di tahun 2026, Pemprov Kalteng optimistis konektivitas antarwilayah akan semakin kuat. Upaya ini menjadi bagian dari visi besar mewujudkan Kalimantan Tengah yang maju, terkoneksi, dan sejahtera, dengan pembangunan yang dirasakan secara merata hingga ke daerah terpencil. (red/ist)


