PALANGKA RAYA – Setelah tiga hari dilakukan pencarian oleh tim gabungan, jenazah Bripda Novandri Ramadhana akhirnya berhasil ditemukan. Anggota Satresnarkoba Polres Katingan yang sebelumnya dilaporkan hilang saat operasi pemberantasan narkotika itu tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalimantan Tengah, Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 20.10 WIB.
Jenazah dibawa menggunakan ambulans dari Desa Tumbang Lahang, Kecamatan Katingan Tengah, menuju Kota Palangka Raya setelah menempuh perjalanan darat sekitar tiga setengah jam.
Setibanya di rumah sakit, jenazah langsung diterima tim forensik untuk menjalani autopsi dan serangkaian pemeriksaan medis guna memastikan penyebab pasti kematiannya.
Sebelumnya, penemuan sesosok jenazah di aliran Sungai Katingan sempat menggegerkan warga Desa Tumbang Lahang pada Sabtu sore. Saat pertama kali ditemukan, tubuh korban terlihat mengapung dan tersangkut di antara ranting bambu serta kayu di tepian sungai.
Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartanto membenarkan bahwa jenazah tersebut merupakan Bripda Novandri Ramadhana, salah satu personel Satresnarkoba Polres Katingan yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Saat memberikan keterangan awal, ia menyebut personel kepolisian masih dalam perjalanan menuju lokasi penemuan untuk melakukan proses evakuasi.
“Bripda Novandri merupakan satu dari dua anggota Satresnarkoba Polres Katingan yang dinyatakan hilang setelah operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalamei berakhir ricuh,” ungkapnya.
Peristiwa itu bermula ketika petugas berhasil mengamankan seorang terduga pelaku. Namun, situasi berubah menjadi bentrokan setelah sejumlah anggota keluarga terduga pelaku diduga melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam jenis parang terhadap petugas.
Insiden berdarah tersebut mengakibatkan Aiptu Yudhi Perdana Putra gugur saat menjalankan tugas akibat serangan senjata tajam. Selain itu, seorang anggota keluarga terduga pelaku juga dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Hingga kini, aparat kepolisian masih melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap seluruh rangkaian kejadian, sekaligus melakukan pencarian terhadap satu personel lainnya yang hingga saat ini masih belum ditemukan. Zal


