Palangka Raya – Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung mewakili Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran secara resmi membuka Kegiatan Bakti Karya Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kalselteng Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Bundaran Besar Palangka Raya, Senin (9/2/2026).
Dalam sambutannya, Leonard S. Ampung menegaskan bahwa listrik memiliki peran strategis sebagai penopang utama pembangunan daerah, khususnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan, serta kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah.
“Listrik adalah fondasi utama aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik, sehingga keandalannya harus terus dijaga,” ujarnya.
Leonard menyampaikan bahwa pelaksanaan Bakti Karya PDKB oleh PLN merupakan wujud komitmen dalam menjaga keandalan pasokan listrik tanpa pemadaman di wilayah Kalimantan Tengah. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan layanan kelistrikan yang andal dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel Tim PDKB PLN UID Kalselteng atas profesionalisme dan dedikasi dalam melaksanakan pekerjaan berisiko tinggi demi pelayanan kelistrikan yang optimal.
“Pekerjaan saudara luar biasa dalam memperbaiki jaringan listrik bertegangan sebagai bentuk pengabdian untuk memastikan pelayanan listrik tetap berjalan tanpa gangguan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Leonard menekankan pentingnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) dalam setiap pelaksanaan tugas PDKB.
“Utamakan keselamatan karena pekerjaan ini berisiko tinggi. Patuhi SOP dan gunakan alat pelindung diri. Ingat, keluarga menanti kepulangan saudara di rumah,” pungkasnya.
Sementara itu, Manajer UP3 Palangka Raya Bagus Cahyadi menyampaikan bahwa Kegiatan Bakti Karya PDKB PLN UID Kalselteng sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam meningkatkan keandalan sistem kelistrikan guna mendukung pembangunan daerah.
“Kegiatan PDKB berperan penting dalam menjaga stabilitas dan kualitas pasokan listrik, seiring meningkatnya kebutuhan energi akibat pertumbuhan pembangunan di Kalimantan Tengah,” katanya.
Bagus menambahkan, metode PDKB memungkinkan pemeliharaan jaringan dilakukan tanpa pemadaman listrik sehingga aktivitas masyarakat dan dunia usaha tetap berjalan normal serta efisiensi operasional kelistrikan dapat ditingkatkan.
Kegiatan Bakti Karya PDKB PLN UID Kalselteng Tahun 2026 diharapkan mampu memperkuat jaringan distribusi listrik, menekan potensi gangguan, dan meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan bagi masyarakat Kalimantan Tengah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri General Manajer PLN UID Kalselteng Iwan Soelistjono serta seluruh Pasukan Layanan Teknik PLN UP3 Palangka Raya. (red/mmckalteng)


