Palangka Raya – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo mewakili Gubernur Agustiar Sabran secara resmi membuka kegiatan Jalan Sehat dan Senam Pagi bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam rangka Peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026, di Halaman Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (9/1/2026).
Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakannya, Edy Pratowo menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kebugaran jasmani, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kekompakan ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kesehatan dan kekompakan ASN menjadi modal penting dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Edy.
Lebih lanjut, Wagub menegaskan bahwa Hari Desa Nasional merupakan momentum strategis untuk memperkuat komitmen pembangunan yang dimulai dari desa, sejalan dengan visi misi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah serta Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto.
“Hari Desa Nasional menegaskan komitmen membangun Kalimantan Tengah dari desa sebagai fondasi pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan,” jelasnya.
Edy Pratowo juga mengajak seluruh ASN untuk mendukung dan menyukseskan program strategis daerah, termasuk Program Kartu Huma Betang Sejahtera, agar manfaat pembangunan dapat dirasakan hingga pelosok desa.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Leonard S. Ampung menyampaikan bahwa kegiatan olahraga bersama menjadi sarana efektif menjaga kesehatan sekaligus meningkatkan semangat kerja ASN.
“Hari Desa Nasional menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah harus berpihak kepada desa dan dilaksanakan secara terpadu serta berkelanjutan,” tegas Leonard.
Kegiatan jalan sehat dan senam pagi tersebut diikuti ASN lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan ditutup dengan pembagian berbagai doorprize menarik, di antaranya kulkas, mesin cuci, serta hadiah lainnya.
Melalui peringatan Hari Desa Nasional 2026 ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya menjadikan desa sebagai ujung tombak pembangunan daerah yang merata dan berkeadilan. (red)


